Situs mafia kartu kredit sedang melakukan pembenahan konten agar lebih jelas dan lebih mudah dipahami sesuai perkembangan kebijakan kartu kredit terakhir.

Biaya Permintaan Kenaikan Limit Kartu Kredit

Biaya kenaikan limit kartu kredit.
Biaya berikutnya yang juga akan Anda temukan jika menggunakan atau memiliki kartu kredit adalah biaya kenaikan limit kartu kredit. Apa maksudnya biaya kenaikan limit kartu kredit? Berapa besar biaya yang dibebankan dan bagaimana perhitungannya? Berikut ini kami jelaskan kepada Anda.

Biaya Kenaikan Limit Kartu Kredit

Pada waktu pertama kali Anda menerima kartu kredit tentu pihak bank sudah menentukan besarnya limit (pagu) kredit buat Anda. Perhitungan besarnya pagu kredit ini mempertimbangkan beberapa hal yang nanti akan kita bahas lebih lanjut. Salah satu pertimbangannya adalah sumber penghasilan Anda. Dan seiring dengan kebiasaan Anda menggunakan kartu kredit, tentu bank bisa saja menaikkan atau menurunkan pagu kredit kartu Anda sewaktu-waktu. Kalau Anda jarang mempergunakan kartu tersebut, bisa jadi bank akan menurunkan limitnya atau mencabutnya secara sepihak. Karena bank menganggap Anda tidak butuh karena tidak pernah menggunakannya. Anda tidak bisa protes karena memang dalam perjanjian penggunaan kartu kredit ada butir atau pasal yang menuliskan bahwa bank tanpa memberikan alasan bisa secara sepihak mencabut, menurunkan limit kredit, dsb.

Oke, sekarang kita bicarakan kenaikan limit kartu kredit. Yang kita bicarakan di sini bukan kenaikan limit yang diberikan bank sewaktu-waktu karena pola penggunaan kartu kredit kita. Kalau bank dengan inisiatifnya sendiri menaikkan limit kartu kredit kita, tentu kita tidak perlu mengeluarkan biaya. Yang kita bicarakan kali ini adalah kenaikan limit atas permohonan kita sendiri baik itu kenaikan limit sementara atau tetap. Kenaikan limit sementara biasanya untuk beberapa bulan atau untuk keperluan tertentu, sedangkan kenaikan limit tetap berlaku selamanya. Apakah memungkinkan? Ya bisa saja!

Setiap bank memiliki kriteria dan aturan tersendiri terhadap bisnis kartu kredit mereka. Namun rata-rata bank besar bisa menaikkan limit kartu kredit nasabahnya atas permintaan nasabah. Tentu kebijakan kenaikan limit ini mempertimbangan beberapa faktor seperti melihat pola penggunaan kartu kredit si nasabah, pola pembayaran, jumlah pemakaian, saldo terhutang dan urgensitas kenaikan limit tersebut. Salah satu contoh bank yang bisa menaikkan limit kartu kredit adalah Citibank. Jadi jika suatu hari Anda sedang membutuhkan dana dalam jumlah besar seperti isteri yang sedang melahirkan dan perlu opname di rumah sakit selama beberapa hari, sementara dana tidak mencukupi. Anda bisa hubungi call center Citibank dan meminta kenaikan limit sementara. Biasanya oleh bank Anda akan diminta mengisi semacam formulir pengajuan kenaikan limit yang Anda fax bersama fotocopy KTP dan bolak balik kartu kredit.

Citibank tentu melihat adanya urgensitas yang memang logis sehingga akan dinaikkan limitnya sementara. Kenaikan limit ini hanyalah sekali. Bukan berarti habis terpakai kita kontak lagi call center Citibank dan meminta kenaikan limit lagi. Bukan demikian. Biar jelas kami berikan contohnya: misalnya biaya opname isteri  melahirkan selama satu minggu Rp 50 juta, sementara limit kartu kredit Anda hanya Rp 30 juta. Nah, dana Rp 20 juta tersebut bisa Citibank tambahkan ke limit kartu kredit Anda sehingga bisa digesek dan dipergunakan di rumah sakit. Citibank tentu meraih untung karena setiap kali kartu digesek otomatis kocek masuk ke kantong mereka. Hal ini sudah pernah kita bahas. Jadi begitu Rp 50 juta terpakai otomatis harus Anda bayar baik full atau dengan cara menyicil.

Contoh berikutnya kenaikan limit sementara misalnya Anda harus tour ke luar negeri. Nah, tentu Anda tidak bisa membawa uang tunai dalam jumlah besar. Anda bisa meminta bank menaikkan limit kartu kredit Anda selama beberapa bulan sesuai dengan lama kunjungan Anda ke luar negeri. Inilah yang dinamakan kenaikan limit sementara yang dimohon oleh pemegang kartu. Dan atas kenaikan limit seperti ini Anda akan dikenakan biaya kenaikan limit.

Besarnya biaya kenaikan limit setiap bank berbeda-beda. Ada yang menggunakan sistem perhitungan tetap untuk sekali permohonan kenaikan limit atau menggunakan sistem persentase. Biaya baru dikenakan jika kenaikan limit kita disetujui. Jika tidak disetujui kita tidak akan dikenakan biaya apapun. Rata-rata biaya kenaikan limit kartu kredit adalah Rp 50.000 - Rp 100.000 dan tergantung juga jenis kartu kredit yang Anda miliki. Untuk lebih jelasnya Anda wajib menanyakan kepada bank penerbit kartu kredit Anda. Pilih yang paling kecil nilainya.

Kesimpulannya: biaya kenaikan limit kartu kredit tidak dialami semua pemegang atau pemilik kartu kredit. Biaya ini hanya terjadi pada mereka yang memohon kenaikan limit dan disetujui oleh bank entah limit sementara atau tetap. Dan inilah salah satu sumber penghasilan untuk menggemukkan perut dan paha bankir di seluruh dunia. Makin sering Anda meminta kenaikan limit, makin buncit perut bankir.

Sponsored links Biaya Kenaikan Limit Kartu Kredit:
 

0 komentar:

Poskan Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab si komentator. Komentar di luar topik apalagi menawarkan bisnis dengan mencantumkan nomor ponsel/telepon pasti dihapus! Berhati-hatilah terhadap segala bentuk penipuan!

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Laundry Detergent Coupons | Konsumen Review