Admin dan manajemen Mafiakartukredit.com mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriyah" bagi yang merayakannya. Mohon maaf lahir & batin. Bagi yang mudik harap berhati-hati dan semoga selamat sampai di tujuan.

Biaya Terlambat Bayar Kartu Kredit

Biaya late charge kartu kredit.
Selain biaya iuran tahunan, kartu kredit juga memiliki biaya lain yang disebut dengan biaya keterlambatan pembayaran (late charge). Apa maksudnya? Maksudnya adalah biaya-biaya yang dikenakan kepada pemilik atau pemegang kartu jika terlambat membayar tagihannya yang sudah jatuh tempo. Jika sebuah tagihan kartu kredit datang tanggal 15 lalu jatuh temponya tanggal 20, maka jika si pemilik kartu membayar tagihan di atas tanggal 20 akan dikenakan biaya keterlambatan seperti ini. Sebaliknya jika pemilik kartu membayar sebelum tanggal 20 maka tidak akan dikenakan biaya seperti ini. Biaya keterlambatan ini tentu akan dikenakan pada penagihan bulan berikutnya.

Biaya keterlambatan pembayaran kartu kredit tidak dialami semua pemilik kartu. Bahkan tidak didesain untuk dikenakan kepada semua nasabah. Jadi jangan perlu kuatir akan biaya keterlambatan seperti ini. Biaya late charge ini hanya dikenakan kepada orang-orang yang tidak bertanggung jawab alias orang yang menggampangkan masalah. Atas keteledoran mereka maka bank baru memberikan sanksi seperti ini. Habis diberikan pinjaman tidak bertanggungjawab melunasi sesuai janji. Ada pinaltinya. Kurang lebih seperti itu.

Selain itu, perlu Anda ingat bahwa biaya late charge juga dikenakan jika Anda tidak membayar sesuai dengan minimum payment yang ada. Jadi bukan saja masalah waktu tetapi juga masalah pelunasan sesuai dengan ketentuan. Contoh misalnya tagihan kartu kredit Anda datang sebesar Rp 10 juta. Otomatis sesuai dengan aturan bisnis kartu kredit (BI) maka minimum cicilan yang wajib Anda lunasi adalah 10% (Rp 1 juta). Nah, katakanlah Anda belum punya uang Rp 1 juta dan hanya Anda lunasi Rp 500.000. Tidak ada masalah sih. Hanya saja di bulan depan penagihan kartu kredit akan dikenakan biaya keterlambatan seperti ini. Anda dianggap juga telat membayar sebesar Rp 500.000 yang ada. Semoga paham ya? Jadi ada dua hal yang harus dimengerti mengenai biaya keterlambatan pembayaran kartu kredit, yakni: masalah waktu dan masalah jumlah. Namun jika Anda mengerti jelas produk kartu kredit dan bijak dalam penggunaannya, cuek saja karena biaya ini tidak berlaku untuk semua orang. Hanya terjadi pada orang-orang yang tidak serius dan tidak tepat janji. Yang suka ngaret!

Besarnya Biaya Late Charge

Besarnya biaya keterlambatan tentu berbeda-beda untuk setiap bank penerbit kartu kredit. Kadang jenis kartu kredit yang kita pergunakan juga menentukan besarnya biaya keterlambatan seperti ini. Namun rata-rata besarnya biaya late charge kurang lebih: Rp 25.000 - Rp 150.000. Biaya ini akan dikenakan setiap kali kita terlambat membayar dan setiap kali membayar tidak full sesuai tagihan. Jadi kalau Anda tipe orang yang suka ngaret, ke kantor telat, kerjaan numpuk, santai-santai saja, bayar tagihan telat, ya itulah risiko yang akan Anda terima. Tiap bulan Anda akan dikenakan biaya keterlambatan seperti ini.

Bank memang tidak menggantungkan hidupnya dari biaya keterlambatan seperti ini. Namun jika kita perhatikan baik-baik, jebakan biaya late charge ini menjadi salah satu sumber pemasukan bank. Memang nilainya kecil dan dihitung hanya sebulan sekali. Tetapi coba andaikan dalam sebulan ada 100 ribu nasabah yang telat membayar kartu kredit karena berbagai kendala atau katakanlah ada 100 ribu orang yang memang kerjanya ngaret. Wow! Besar sekali bukan penghasilan bank dari biaya keterlambatan ini? Taruhlah hanya Rp 30.000 per orang, dikalikan 100.000 maka sebulan bank penerbit kartu kredit kembali meraup keuntungan Rp 3 milyar. Patesan anak cucu konglomerat yang punya bank tertawa dan senyum terus. Begitu juga banyak politikus ngotot untuk memplot kadernya guna menduduki dan menguasai jabatan direksi Bank Indonesia, bank BUMN, LPS, dsb. Ini bicara uang Kawan!

Jadi marilah sebagai pemegang dan pemilik kartu kredit untuk lebih bertanggung jawab. Bayarlah tepat waktu dan bayarlah total full tagihan. Kalau tidak ada uang untuk membayar full total tagihan, minimal bayarlah full untuk minimum payment. Jika tidak demikian, kita akan terus memakmurkan bankir-bankir dan koleganya. Dan perlu untuk diingat juga mengenai masalah jaringan online transfer antar bank. Karena rata-rata kita membayar kartu kredit lewat mesin ATM atau transfer bank. 

Bank selalu ada jam operasionalnya termasuk jaringan transaksi lewat mesin ATM, mobile banking, dsb. Bahkan ada kasus-kasus tertentu dan ini jarang terjadi di mana bank bisa menghentikan operasionalnya dalam satu hari untuk pemeliharaan jaringan perbankan. Katanya sih pemeliharaan jaringan tetapi bisa saja ada kerusakan atau apalah namanya. Kami rasa Anda pasti pernah mengalaminya seperti BCA yang pernah offline satu hari termasuk seluruh kantor cabang mereka di Indonesia. Ini karena ada pemeliharaan sistem. Jadi pastikan jangan sampai tagihan kartu kredit Anda jatuh tempo pada tanggal 20 sementara tanggal 19 adalah hari minggu. Dengan demikian meski Anda membayar per tanggal 19 tetap saja ada kemungkinan terlambat karena uang baru diproses hari Senin. Otomatis Anda masih bisa dikenakan biaya keterlambatan seperti ini. Apalagi jika Anda menggunakan produk bank-bank (ATM) yang belum online secara langsung dengan bank yang menerbitkan kartu kredit. Jadi saran dari kami adalah sebisanya bayarlah tagihan kartu kredit minimal 2 hari sebelum jatuh tempo. Dengan demikian akan menghindari kita dari masalah jaringan transaksi ATM seperti ini.

Solusi lainnya dan ini memang agak merepotkan yakni membuka tabungan atau rekening di bank penerbit kartu dan memiliki kartu ATM-nya. Dengan demikian jika kita membayar kartu kredit dari ATM bank penerbit kartu itu sendiri sudah pasti langsung online per detik itu juga. Contoh jika Anda memiliki kartu kredit CIMB Niaga, maka bayarlah tagihan dengan kartu ATM CIMB Niaga yang Anda miliki di mesin ATM CIMB Niaga juga. Atau jika punya kartu kredit UOB Buana, bukalah tabungan di bank Buana dan miliki kartu ATM-nya. Bayarlah tagihan kartu kredit UOB Buana dengan kartu ATM UOB dan di mesin ATM UOB. Dengan demikian tidak akan pernah ada istilah terlambat bayar lalu dikenakan biaya keterlambatan seperti ini. Meski saja jatuh tempo tanggal 20 dan saat itu sudah tanggal 20, tetap saja dalam hitungan per detik uang sudah masuk. Karena sesama produk dari bank yang sama otomatis akan online langsung. 

Di lain pihak, bank penerbit kartu juga senang jika Anda memiliki tabungan di tempat mereka. Kalau aada apa-apa bank tinggal memotong nilai tabungan Anda. Bahkan salah satu faktor persetujuan kartu kredit juga mempertimbangkan ada tidaknya si aplikan memiliki rekening tabungan di bank di mana dia mengajukan aplikasi kartu kredit. Kalau Anda mengajukan permohonan kartu kredit, bank tinggal melihat saldo dan akumulasi transaksi tabungan yang ada. Jika oke apalagi saldonya besar, otomatis akan lebih gampang disetujui permohonan kartu kredit Anda. Di sinilah kadang mafia kartu kredit yang pintar bermain dan mengambil celah. 

Citibank adalah salah satu bank yang cukup proaktif atas kendala-kendala seperti ini. Karena itu Citibank menjalin kerjasama dengan BCA di mana untuk setiap nasabah kartu kredit Citibank yang memiliki kartu ATM BCA, otomatis pembayaran tagihan kartu kredit Citibank lewat ATM BCA akan online pada hari itu juga. Citibank tahu bahwa tidak mungkin semua nasabah akan memiliki tabungan di Citibank. Hal ini jelas karena kantor cabang Citibank yang sedikit dan segmen pasar mereka menengah ke atas. Jadi jika Anda memiliki kartu  kredit Citibank lalu tagihan jatuh tempo tanggal 20, maka per tanggal 20 itu juga Anda bayar lewat ATM BCA dengan kartu ATM BCA, maka Anda tidak akan dikenakan biaya keterlambatan. Dan pembayaran Anda otomatis langsung menambah di saldo kartu kredit Anda. Sungguh pelayanan yang luar biasa dan sebuah terobosan bisnis yang jeli.

Kesimpulannya: biaya keterlambatan pembayaran kartu kredit tidak dialami semua pemilik atau pemegang kartu kredit! Jangan biarkan orang bank semakin kaya raya hanya dengan telat membayar kartu kredit. Cukuplah sudah mereka menikmati jatah mereka dari pemilik toko. Kalau Anda ingin terus mengkayakan mereka dan anak cucuk mereka, ya Anda termasuk orang baik. Semoga masuk surga!

Sponsored links Biaya Telat Bayar Kartu Kredit:
 

2 komentar:

Abdul Zakur mengatakan...

thanks bro ini sangat bermamfaat bagi sy dan mungkin semuah pemegang kartu sekali lagi terema kasih buaaaaaaanyak

Rachmat mengatakan...

Alhamdullillah,blog ini benar memperluas wawasan saya tentang kartu kredit. Terimakasih kasih banyak,semoga kebaikan selalu beserta saudara penulis.

Poskan Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab si komentator. Komentar di luar topik apalagi menawarkan bisnis dengan mencantumkan nomor ponsel/telepon pasti dihapus! Berhati-hatilah terhadap segala bentuk penipuan!

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Laundry Detergent Coupons | Konsumen Review