Syarat Administrasi Apply Kartu Kredit

Pastikan Anda bisa dihubungi bank.
Syarat yang satu ini juga tidak pernah diberitahukan oleh bankir apalagi sales kartu kredit. Setiap kali kita menjumpai sales kartu kredit di mal-mal atau di mana saja, mereka selalu berkata begini, "Cukup fotokopi KTP saja Bu!" atau "Cukup copy KTP dan copy kartu kredit kok Pak," dsb.. dsb. Apa yang dikatakan oleh sales kartu kredit tersebut adalah benar. Namun itu syarat dokumen seperti yang sudah kami jelaskan. Bank tidak pernah mau membuka jelas teknik pemrosesan kartu kredit calon nasabah mereka. Lalu apakah kalau Anda menyerahkan fotokopi KTP atau fotokopi kartu kredit, secara otomatis permohonan kartu kredit Anda disetujui? Sudah pasti tidak! Bank mensyaratkan apa yang disebut dengan syarat administrasi.

Syarat Administrasi Permohonan Kartu Kredit

Pastikan juga Anda punya yang seperti ini.
Karena kebiasaan kita yang sering dipungli pejabat dan birokrat setiap kali kita mengurus surat-surat penting seperti kartu keluarga, akte lahir, KTP, SIM, Paspor, surat cerai, dsb.. membuat konotasi kata "administrasi" ini adalah pengeluaran uang atau biaya tambahan. Tetapi maksud syarat administrasi dalam proses permohonan kartu kredit di sini sudah pasti bukan soal uang. Jadi tidak ada biaya tambahan apapun. Bank tidak pernah meminta uang kepada Anda untuk memproses kartu kredit Anda. Jadi jangan pernah percaya jika ada orang yang mengatakan bisa meloloskan kartu kredit Anda jika menyetor uang sekian-sekian. Biasanya itu kawanan penipu calon nasabah. 

Lalu apa itu syarat administrasi? Syarat administrasi adalah syarat yang hanya diketahui oleh intern bank. Syarat itu ada dua yakni: nomor telepon yang bisa dihubungi dan rekening bank si pemohon kartu kredit. Dengan demikian jika Anda tidak memiliki nomor telepon yang bisa dihubungi secara pribadi (biasanya ponsel atau nomor telepon kantor) serta tidak mempunyai rekening bank di bank mana saja, maka permohonan kartu kredit Anda akan ditolak. Kok bisa?

Setiap kali Anda meng-apply kartu kredit, bank perlu memastikan bahwa Andalah yang mengajukan permohonan kartu kredit tersebut. Bukan orang lain apalagi jaringan kriminal mafia kartu kredit. Makanya setiap kali mengajukan permohonan kartu kredit, Anda pasti akan dihubungi analis ke nomor ponsel Anda atau nomor telepon kantor Anda. Pokoknya mereka harus berhasil berbicara dengan Anda untuk menanyakan minat Anda dan beberapa pertanyaan konfirmasi. Jika sudah diyakini oke, bank baru berani menerbitkan kartu kredit untuk Anda. Jika tidak punya nomor telepon yang bisa dihubungi maka sebaiknya buang jauh-jauh mimpi Anda untuk punya kartu kredit.

Lalu mengenai nomor rekening bank. Ini semata-mata ditinjau dari kemudahan Anda nanti membayar tagihan kartu kredit. Sudah pasti Anda membayar tagihan kartu kredit lewat mesin ATM bukan? Lha kalau tidak ada rekening tabungan dan kartu ATM, bagaimana bisa membayar tagihan kartu kredit? Inilah yang menjadi salah satu poin pertimbangan bank kepada calon nasabah kartu kredit mereka. Bankir berpikir begini, 

"Orang ini kartu ATM saja belum pernah pakai, lalu bagaimana bisa menggunakan kartu kredit? Jangan.... jangan....?"

Anda tahu sendiri jawabannya kalau analis sudah berpikir "jangan...jangan..". Dipastikan tamatlah sudah riwayat permohonan kartu kredit Anda! Pasti ditolak! Sebenarnya ini tak ada bedanya dengan orang-orang yang menyebut dirinya turis, membuat paspor lalu mengajukan visa kunjungan ke negara Amerika Serikat (USA). Entah berapa banyak orang yang mengarang cerita dan berbohong bahwa ke Amerika untuk tujuan jalan-jalan, rekreasi, berobat, dsb.. padahal di sana ingin mengadu nasib dan bekerja secara ilegal (TKI). Lalu apakah pihak kedutaan Amerika begitu bodoh dan mempercayai apa yang Anda utarakan pada waktu sesi wawancara? Buang jauh-jauh taktik tersebut. Hanya melihat paspor Anda atau rekening tabungan Anda, mereka sudah tahu niat Anda. Kok bisa? Ya jelas bisa. Anda ngakunya ke Amerika jalan-jalan tetapi paspor sama sekali belum ada cap imigrasi Singapore, Hongkong atau bahkan Malaysia, dsb. 

"Jalan-jalan kok langsung ke Amerika? Ngakunya orang kaya tetapi ke Singapore saja tidak pernah?...bla...bla...bla. Jangan...jangan..." 

Sretttt.....langsung dicoret permohonan Anda. Jadi kalau mau nipu orang Amrik ya minimal kunjungi dulu ke Singapore beberapa hari. Lalu beberapa bulan kemudian ke Malaysia. Beberapa bulan lagi ke Hongkong, Korea, dsb. Utamakan juga ke Australia. Nah, dengan demikian orang-orang di kedutaan Amerika baru percaya Anda cukup kaya, emang suka jalan-jalan. Jika tidak? Buang-buang waktu mengikuti sesi wawancara. Bayar lagi!

Apakah mengisi nomor rekening bank asal-asalan akan disetujui permohonan kartu kredit kita? Istilahnya mengibuli orang bank sama seperti ngibulin orang kedutaan Amerika. Dulu mungkin taktik ini bisa berhasil tetapi sekarang dengan kerjasama intern bank-bank penerbit kartu kredit, mungkin tidak mempan lagi. Bank sekarang sudah semakin pintar. Emang mereka mau terus dibodohi jaringan mafia kartu kredit? Yang ada rakyat seperti kita yang ingin terus dibodohi orang bank. 

Sponsored links Syarat Administrasi Apply Kartu Kredit:
 

0 komentar:

Poskan Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab si komentator. Komentar di luar topik apalagi menawarkan bisnis dengan mencantumkan nomor ponsel/telepon pasti dihapus! Berhati-hatilah terhadap segala bentuk penipuan!

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Laundry Detergent Coupons | Konsumen Review