Situs mafia kartu kredit sedang melakukan pembenahan konten agar lebih jelas dan lebih mudah dipahami sesuai perkembangan kebijakan kartu kredit terakhir.

Menggertak Ulang Penagih Kartu Kredit

Gertak ulang penagih kartu kredit.
Anda pernah merasa kesal karena terus ditagih oleh penagih kartu kredit? Padahal Anda sudah menjawab dengan panjang lebar, sopan dan terhormat, namun di ujung telepon si penagih tetap saja ngotot meminta Anda segera melunasi tagihan kartu kredit. Akibatnya kerja tidak tenang, makan kerasa tidak kenyang, tidur pun tidak lelap? Jika iya, mungkin tip trik kartu kredit berikut ini bisa membantu Anda. Kami menyebutnya sebagai "Menggertak Ulang Penagih Kartu Kredit". Namun sebelumnya perlu kami jelaskan bahwa maksud penagih kartu kredit di sini adalah staf bank dan bukan debt collector. Kalau sudah ditagih debt collector ceritanya tentu berbeda dan tip trik yang kami bagikan ini tidak berkutik sama sekali. Tip trik ini hanya mempan untuk menghadapi staf bank! 

Kartu kredit yang sudah ditagih petugas debt collector maka status kartu kredit tersebut sudah sangatlah macet parah. Kalau mau diistilahkan dengan dunia kedokteran maka ibarat kanker stadium 4. Staf bank tidak bisa menagihnya lagi sehingga melimpahkannya kepada perusahaan debt collector. Kalau sudah ditagih debt collector ceritanya menjadi lain dan harus disiasati dengan cara lainnya. Lalu pertanyaannya adalah bagaimana kita bisa tahu bahwa yang menghubungi kita adalah staf bank bagian collection atau debt collector? Gampang! Nanti akan kami jelaskan di pembahasan mengenai tagihan kartu kredit macet. Namun pada prinsipnya jika Anda telat membayar baru 1 - 2 bulan, maka yang menghubungi Anda atau yang memaki-maki Anda itu sudah pasti orang bank. Secara teori di atas 6 bulan kredit macet baru dilimpahkan ke pihak ketiga. Namun prakteknya bisa sedikit berbeda.

Lalu bagaimana caranya menggertak ulang? Anda hanya perlu menggunakan beberapa kalimat ajaib di bawah ini yang bisa Anda selipkan di antara sambungan telepon Anda dengan staf bank tersebut. Pokoknya pintar-pintar Anda kolaborasikan dengan baik. Bila perlu gunakan nada yang lebih keras dibandingkan gertakan mereka. Pokoknya seperti orang yang belajar akting.

"Saya telat bayar tetapi saya bayar dengan bunga-bunganya, bukan?"

"Saya tidak akan kabur. Makin saya ngutang Anda seharusnya makin tertawa karena Anda menikmati bunga yang saya bayarkan."

"Kalau saya tidak ngutang, tentu Anda tidak akan diterima kerja oleh bank. Bunga yang saya bayarkan itulah yang mengaji Anda. Paham?"

"Anda tidak perlu terus menghubungi saya. Bank Anda membutuhkan bunga atas keterlambatan pembayaran kartu kredit saya. Mau makan bunga orang kok mau enak saja."

Serta masih banyak lagi yang bisa Anda kreasikan sendiri. Intinya tekankan pengenaan biaya bunga, biaya keterlambatan serta biaya-biaya lainnya yang dibebankan setiap telat membayar kartu kredit. Dengan menjawab seperti ini petugas bank akan salah tingkah karena mereka tahu sungguh tidak adil jika ada orang yang membayar bunga tetapi masih diteror sedemikian rupa. Sekali lagi, kami berbicara mengenai keterlambatan pembayaran kartu kredit dan ditagih bolak balik oleh orang bank. Kalau kredit macet Anda sudah lebih dari 6 bulan dan sama sekali selama 6 bulan Anda tidak pernah membayar satu kali pun, ceritanya berbeda. Tidak ada penghargaan untuk orang-orang yang tidak bertanggung jawab seperti Anda.

Jadi pahami dengan baik kartu kredit agar tidak terjebak kredit macet. Namun jika sekali-kali telat membayar sah-sah saja. Orang bank juga memahami hal ini bahkan mereka sendiri mungkin melakukan hal yang sama untuk produk kartu kredit bank lainnya. Orang bank juga menggunakan kartu kredit bank lain kok. Tetapi jika sambungan telepon mereka sudah mulai menjurus pada gertakan-gertakan yang mengganggu kenyamanan privasi Anda, gunakan tip trik yang baru saja kami bagikan.

Sponsored links Menggertak Ulang Si Penagih Kartu Kredit:
 

1 komentar:

Central mengatakan...

sangat setuju saia dengan asumsi ini. intinya gak perlu kwatir asal kita ada itikad baik membayar lawan aja. gertak balik. tapi kalo saya seh di gitukan abis deh saya acak2 tuh card center pake kebon binatang dll spt yang dialami bank M bbrp waktu lalu langsung sys telp kepala colection dept saya cerita kan semua pengalamanan saya sewaktu masih jadi RM (risk management) si bank U (sudah di gabung dan bank D. baru mata mereka terbuka. jangan sampai sok galak sok kasar kena batunya. merka juga harus tau strategi dan bisa baca pola pembayaran kartu, karena nasabah baik dengan nasabah kurang baik itu berbeda apalagi dengan nasabah penipu. jadi warning buat seluruh collection dept pantai2 baca pola pembayaran dan perkataan.

khusus yang benar2 kena masalah berlarut bisa minta peninjauan hutang dan penjadwalan jadi kalo din datengi atau di telp collector sebenernya gak ada urusannya. silahakan ada ancam balik dan tantang balik malah kalo perlu uang yang buat bayar kartu anda dialihkan buat sewa tukang pukul lagi buat menandinggi collector mereka, karena sangat tidak etis dan tidak bermatabat utang sepihak di berlakukan klausul baku pengalihan hutang ke pihak ke tiga. disini sama saja dengan melanngar ham dan martabat seseorang.

Poskan Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab si komentator. Komentar di luar topik apalagi menawarkan bisnis dengan mencantumkan nomor ponsel/telepon pasti dihapus! Berhati-hatilah terhadap segala bentuk penipuan!

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Laundry Detergent Coupons | Konsumen Review