Blacklist Bank Indonesia (BI)

Sory Bos. Permohonan kartu kredit Anda terpaksa kami tolak karena Anda sudah diblacklist oleh BI.
Proses persetujuan kartu kredit berikutnya adalah melewati tahap master screening yang sering disebut dengan "BI Checking". BI checking menjadi momok yang paling ditakuti banyak orang terutama pemohon pinjaman seperti KTA, kartu kredit, KPR, kredit kendaraan bermotor, dsb. Padahal kalau gak salah ngapain mesti takut, ya gak? 

BI Checking adalah sebuah istilah di mana bank-bank penerbit kartu kredit seperti BCA, HSBC, Panin, Mandiri, dsb..melakukan verifikasi data calon nasabah secara langsung ke Bank Indonesia (BI). Pengertian langsung ini bukan datang ke kantor BI secara langsung apalagi berjalan kaki, melainkan bank bisa mengaksesnya secara online lewat sistem perbankan. Anda pun bisa mengakses data diri Anda apakah masuk BI Checking atau tidak dengan mendatangi bank-bank terdekat. Biasanya yang bisa melayani Anda adalah bagian yang memberikan pinjaman/kredit.

Apa tujuan BI Checking? Tujuannya tak lain dan tak bukan untuk memastikan apakah calon nasabah peminjam tersebut memiliki track record yang buruk atau tidak. Dengan kata lain apakah calon nasabah tersebut termasuk daftar orang-orang yang terindikasi blacklist oleh Bank Indonesia (BI) atau bukan. Dari sinilah dikenal yang namanya blacklist BI.

Blacklist BI

Blacklist BI adalah semacam daftar hitam para nasabah yang sudah ngemplang hutang dengan tingkat yang sungguh teramat parah. Kalau diibaratkan sakit kanker maka sudah stadium 4 tak tertolong lagi.

Sebenarnya yang melakukan blacklist terhadap calon debitur (peminjam) bukanlah Bank Indonesia. Bank Indonesia tidak ada sangkut pautnya dengan kita sebagai nasabah tabungan, kartu kredit, KTA, KPR, dsb. Bank Indonesia adalah bank sentral yang mengurusi bank-bank lainnya yang kita temui sehari-hari. Hanya saja karena perannya sebagai lembaga regulator keuangan negara, secara otomatis semua persoalan bank-bank yang berada di bawahnya akan lari ke BI juga. Istilahnya BI adalah induk semang meski kadang anak-anaknya ini yang banyak tingkah dan bikin pusing. Giliran sudah tersudut dan hampir KO baru lari dan mengadu ke induk semang. Tak ubahnya seperti pengantin baru yang kalau lagi enjoy lupa mertua, giliran susah baru cari mertua.

Kalau nama Anda termasuk salah satu orang yang terdaftar di data blacklist BI, sudah pasti permohonan kartu kredit Anda tidak akan pernah disetujui. Meskipun kantor Anda bonafit, rumah Anda mewah, jabatan kerja tinggi, gaji aduhai, penampilan kinclong bahkan isteri bohay. Lho kok bisa? Ya jelas bisa dong Bos. Masa Anda sudah ngemplang hutang di bank Mandiri, lalu BCA pasti akan mengeluarkan kartu kredit untuk Anda? Apa BCA mau nyumbang nyawa lagi? Kurang lebih seperti itu.

Bank tak ubahnya manusia. Kalau ada teman kita katakanlah si A yang sudah ngutang ke mana-mana ke si B, si C, si D, si F sampai si Z dan tidak pernah bayar, kalau ditagih ikut ngancam balik, ajak berantem, suaranya lebih keras dari kita, lalu suatu hari datang meminjam uang ke kita, apakah Anda akan meminjamkannya? Jika dipinjamkan juga ibarat "pa silo ko kong". Sebuah istilah Tionghoa yang berarti menggotong mayat menyeberangi lautan. Mayat sudah tidak berguna buat apa digotong lagi? Hanya orang yang masih hidup atau terluka yang wajib kita gotong. Ujung-ujungnya kita bisa ikut tenggelam di lautan karena sebuah mayat tak berguna. Kurang lebih begitu. Jadi mana mungkin kalau seseorang sudah terdaftar sebagai pengemplang hutang, bank lain akan memberikan pinjaman? Sampai di sini paham?

Pertanyaannya: bagaimana nama kita bisa masuk daftar blacklist BI? Sudah pasti karena bank-bank melaporkannya. Jika Anda kaburin uang kartu kredit Bank BCA, otomatis BCA akan melaporkan nama Anda sebagai daftar hitam. Begitu juga bank HSBC, Citibank, Mandiri, BII, Niaga, dst. Sesuai dengan kebijakan dan aturan BI, untuk nasabah-nasabah bandel akan dikenakan sanksi. Mereka akan dimasukkan ke dalam daftar hitam sehingga bank-bank atau lembaga keuangan nonbank lainnya bisa menggunakan data tersebut guna keputusan persetujuan pemberikan pinjaman atau kredit. Kalau sudah masuk daftar hitam maka sudah pasti runyam masa depan kita

Anda harus perhatikan baik-baik kalimat bergaris bawah yang baru saja kami tulis di atas. Bukan menakut-nakuti Anda tetapi ini riil apa adanya. Saat ini kita sudah masuk di abad digital yang sangat informatif. Semua rekam jejak kita akan tersimpan. Contohnya masalah e-KTP, NPWP, pajak, transaksi keuangan lewat PPATK, dsb. Semua bisa ditelusuri dengan sangat mendetil. Namun ada juga kabar gembiranya di mana daftar blacklist BI ini bisa dihapus. Dengan satu catatan kita melunasi segala kewajiban kita yang tertunggak. Untuk urusan ini Anda silakan datang langsung ke bank-bank penerbit kartu kredit atau pemberi pinjaman di mana Anda pernah ngemplang hutang.

Jadi kesimpulannya: sekalipun rating aplikasi kartu kredit Anda bagus, pastikan nama Anda tidak termasuk di dalam daftar blacklist BI agar kartu kredit Anda disetujui. Jika nama Anda terdaftar maka tidak ada lagi kartu kredit untuk Anda, kecuali bank itu goblok atau Anda main mata dengan si analis. Pengertian nama di sini adalah unik, bukan sekadar nama. Sebab kalau nama, banyak orang yang namanya sama. Di sini bisa saja nomor identitas Anda seperti KTP, tempat tanggal lahir, alamat rumah, nama gadis ibu kandung, dsb. Untuk menyiasati hal ini mungkin ada baiknya Anda membaca ebook yang sudah diedarkan. Semoga masih keburu untuk menghadapi jebakan seperti ini.

Sponsored links Blacklist Bank Indonesia:
   

3 comments:

Pengemplang mengatakan...

SID atau Blacklist saya anggap sebagai penyalahgunaan wewenang bank yang mengabaikan usur pengampunan Tuhan, seperti dosa yang takterampuni. Kalau resiko pengemplangan tidak mau ditanggung, jangan sekali kali menawarkan pinjaman dan jangan juga memberi pinjaman. Karena manusia itu pada dasarnya cenderung suka berbuat jahat, kalau ada kesempatan yang menguntungkan pasti dilakukan. Karakter orang pada daasarnya sulit berubah, itu sebabnya orang juga sulit bertobat. Sekalipun seluruh nabi yang pernah lahir dimuka bumi hidup lagi, penjahat diberbagai bidang kehidupan tetap bertebaran. Sedang nabi tidak mendidik pengikutnya untuk menjadi penjahat. Jika seseorang sudah bekerja keras seperti saya dan berdoa, tetapi tetap miskin maka Pengempalangan sah dilakukan dan biarlah Tuhan yang melunaskan seluruh hutang saya karena langit dan bumi ini karya cipta Tuhan dan tetap miliknya Tuhan. Semua yang baca teks ini juga gelandangan dan pengemis dan Pengemplang dihadapan Tuhan----dari saya Www.Pengemplang.blogspot.com

Chloe Morris mengatakan...

Saya Ibu Chloe, pemberi pinjaman pinjaman dana "Managing Direktur
Solusi pinjaman, saya bersedia untuk meminjamkan pinjaman dengan tingkat bunga
2%, Kami menawarkan pinjaman kepada badan-badan komersial dan swasta mulai dari
$ 6000 untuk maksimum $ 10.000.000 dengan jangka waktu 1 sampai 25
tahun, Kami menawarkan pinjaman pada tingkat bunga rendah dan tanpa pemeriksaan kredit, kami
menawarkan pinjaman pribadi, pinjaman konsolidasi utang, modal ventura,
pinjaman usaha, pinjaman pendidikan, pinjaman rumah atau "pinjaman untuk
Alasannya! Namun, metode kami, menawarkan Anda kesempatan untuk menyatakan jumlah
pinjaman yang dibutuhkan dan juga durasi yang Anda mampu, Kami sangat
bersertifikat dan terdaftar, pinjaman kami baik diasuransikan maksimum
keamanan yang prioritas besar kita,

Kami melakukan menggunakan transfer bank dalam pengiriman pinjaman ke berbagai klien kami
dan itu akan mengambil jangka waktu maksimum 12 JAM bekerja dan Anda
terjaminnya mendapatkan didanai, Jika Anda tertarik, silakan mengisi
out Aplikasi Pinjaman Peminjam dan mengirimkannya kembali kepada kami untuk lebih lanjut
Proses.

Peminjam Informasi (bidang Informasi yang diperlukan muncul dalam huruf tebal).
Nama Lengkap (s):
Umur:
Alamat Jalan:
Negara:
Nomor Kontak:
Jumlah Pinjaman Diminta:
Tujuan pinjaman:
Durasi Pinjaman:
Status Pekerjaan:

Kami berharap untuk mendengar dari Anda segera.
Salam dan hormat kami
Chloemorrisloanfirm

Hubungi kami melalui email kami: chloemorrisloan@gmail.com atau
chloemorrisonloan@financier.com

Nofia Yani mengatakan...

Halo, nama saya Nofia, saya mulai dengan menerapkan pinjaman di perusahaan pinjaman yang berbeda, tidak tahu bahwa aku bunuh diri dan juga menghancurkan dengan bisnis, saya menghabiskan lebih dari 76 juta di tangan pemberi pinjaman palsu, saya didorong oleh mu suami karena uang yang saya habiskan di membayar untuk hal yang berbeda, tidak semua masih satu hari saya diterapkan di Dianarobertloanfirm, saya menjelaskan setiap hal kepadanya tentang masa lalu saya, dan dia mengatakan kepada saya bahwa dia akan membantu saya mendapatkan pinjaman saya, bahwa satu-satunya bahwa saya tidak harus sekarang adalah jujur ​​dan ikuti instruksi nya,
Aku tidak percaya mata saya ketika saya melihat uang di rekening bank saya.
Jadi hanya menghubungi dia, percaya padanya dan melakukan apa pun yang dia ingin Anda lakukan. Dan jangan lupa untuk membalas email-nya segera, Buktikan padanya bahwa Anda dapat dipercaya dan orang yang bisa diandalkan, maka ia akan menyetujui pinjaman Anda dalam waktu singkat dan mengirimkan pinjaman langsung ke rekening Anda.
Menghubunginya melalui email-nya: dianarobertloanfirm@gmail.com dan dianarobertloanfirm@accountant.com dan Anda juga dapat menghubungi saya melalui ini melalui email. nofiayani@gmail.com

Poskan Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab si komentator. Komentar di luar topik apalagi menawarkan bisnis dengan mencantumkan nomor ponsel/telepon pasti dihapus! Berhati-hatilah terhadap segala bentuk penipuan!

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Laundry Detergent Coupons | Konsumen Review