Arti dan Kegunaan Kartu Debit

Contoh kartu debit.
Selain menerbitkan kartu ATM, bank juga menerbitkan kartu debit. Sebenarnya kartu debit adalah kartu ATM itu sendiri. Berhubung perkembangan teknologi semakin maju dan tuntutan hidup masyarakat semakin kompleks, otomatis kartu ATM bertambah fungsinya menjadi kartu debit. Boleh dibilang semua bank yang menerbitkan kartu ATM maka kartu ATM tersebut juga berfungsi sebagai kartu debit. Lalu apa sebenarnya kartu debit itu sendiri? Bagaimana memilikinya?

Kartu Debit

Kartu debit adalah jenis kartu plastik yang bisa kita pergunakan untuk berbelanja di setiap toko yang menerimanya. Cara kerjanya mirip kartu kredit di mana cukup digesekkan ke mesin EDC. Bukan hanya cara kerjanya yang mirip melainkan bentuknya juga persis kartu kredit. Ada nama pemegang kartu, nomor kartu, dsb.

Untuk mendapatkan kartu debit, prosedurnya sangatlah sederhana seperti mendapatkan kartu ATM. Kita tinggal datang ke bank terdekat dan mengajukan diri menjadi nasabah tabungan. Bank pasti akan menerbitkan sebuah kartu debit atau kartu ATM yang juga berfungsi sebagai kartu debit. Disebut kartu debit karena setiap kali kita menggunakan kartu ini maka secara otomatis akan mendebit (mengurangi) saldo tabungan kita. 

Jika rekening tabungan kita saat ini ada Rp 1.000.000, lalu kita berbelanja baju seharga Rp 200.000, otomatis tabungan menyisakan saldo Rp 800.000 saat itu juga. Persis sama dengan kartu ATM di mana pada saat kita menarik uang tunai dari mesin ATM maka saldo otomatis terpotong. Kalau tidak memotong saldo tabungan, lantas uang siapa yang dipotong? Tentu mustahil bukan? Jadi jangan pernah percaya kepada orang-orang yang konon katanya mempunyai atau menjual software, trik atau program yang bisa menarik uang mesin ATM tanpa mengambil uang orang lain. Goblok sekali!

Bila saldo tabungan kita sudah habis, maka kartu debit ini sudah tidak bisa dipergunakan lagi untuk berbelanja. Inilah yang membuatnya sedikit berbeda dengan kartu kredit. Kalau kartu kredit memang bukan menggunakan saldo tabungan kita melainkan menggunakan dana bank yang dipinjamkan kepada kita terlebih dulu. Jadi saldo tabungan kita masih tetap utuh. 

Macam-Macam Kartu Debit

Kartu debit ditinjau dari sisi penerimaannya untuk berbelanja dapat dikategorikan ke dalam beberapa macam yakni:
  • Lokal
  • Regional
  • Internasional
Kartu debit yang hanya bisa dipergunakan terbatas di kota-kota tertentu saja atau di negara di mana bank penerbit kartu tersebut beroperasi maka bisa dikatakan kartu debit lokal. Kartu debit seperti ini tidak bisa dipergunakan untuk berbelanja lintas negara. Pada awal perkembangannya, mungkin kartu jenis ini masih ada. Seiring zaman kartu ini mungkin sudah tidak ada lagi kecuali di negara-negara kecil, miskin atau terbelakang.

Sementara kartu debit regional adalah kartu debit yang bisa dipergunakan berbelanja lintas negara namun terbatas di kawasan-kawasan tertentu saja seperti ASEAN, Europa, dst. Biasanya adalah negara-negara di mana bank penerbit kartu juga membuka kantor perwakilan atau cabang operasional di sana. Contoh kartu debit regional yang kita kenal adalah adalah PASPOR BCA. Kartu ini tidak bisa kita bawa ke negara-negara di Eropa, Asia atau Amerika untuk berbelanja karena tidak ada logo VISA atau MasterCard. Tetapi jika kita pergunakan untuk menarik tunai di mesin ATM seluruh dunia masih memungkinkan karena sudah ada logo Cirrus dan Maestro. Setiap logo memiliki fungsi dan fasilitasnya tersendiri.

Sedangkan kartu debit taraf internasional adalah kartu debit yang bisa dipergunakan di hampir semua negara yang perbankannya berkembang. Kecuali negara-negara yang hidup dalam peperangan dan konflik berkepanjangan serta terbelakang. Contoh kartu debit yang bersifat internasional adalah kartu debit berlogo "VISA Electron" atau "MasterCard Electronic". Dari bank mana saja penerbitnya selama berlogo VISA atau MasterCard maka bisa digunakan berbelanja hingga ke ujung dunia. Contoh kartu debit internasional seperti keluaran Bank Mandiri, CIMB Niaga, Maybank BII, Danamon, dsb. Yang perlu kita lihat adalah logonya bukan nama bank penerbitnya. Rata-rata semua bank di Indonesia menerbitkan kartu debit yang bisa dipergunakan secara internasional. Dan seiring perkembangan industri perbankan maka hampir semua kartu debit sekarang bisa dipergunakan secara global.

Di masa yang akan datang kartu debit bisa saja akan memiliki sejumlah fasilitas baru seiring perkembangan teknologi dan tuntutan hidup masyarakat modern. Perkembangan produk perbankan sangat cepat sekali.

Sponsored links: 

4 komentar:

Yans Blogspot mengatakan...

Bagaimana caranya/syaratnya untuk membuat kartu visa elektron/mastercard, mohon infonya dan apakah bisa untuk bisnis via internet/online.

Reno Paray mengatakan...

Untuk cara dan syaratnya, mas bisa konsultasi ke bank dimana mas menabung--misalnya bank Mandiri. Sesuai penjelasan di atas, kemungkinan besar bisa digunakan untuk bisnis online seperti halnya PayPal. :) salam

Reno Paray mengatakan...

Makasih buat infonya :) salam kenal

Israel Irmanto mengatakan...

Apakah bisa mendaftar Paypal tanpa harus menggunakan kartu kredit atau ATM berlogo Mastercard?

Poskan Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab si komentator. Komentar di luar topik apalagi menawarkan bisnis dengan mencantumkan nomor ponsel/telepon pasti dihapus! Berhati-hatilah terhadap segala bentuk penipuan!

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Laundry Detergent Coupons | Konsumen Review